Rabu, 27 Juli 2011

MAKNA SYUKUR

MAKNA SYUKUR

QS : Saba : 13
”Dan sangat sedikit hambaku yang bersyukur”
Setiap kali kita mendengar ceramah atau khutbah Jumat kita selalu diajak untuk bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah, setiap kali kita mendapat nikmat kita ucapkan ALHAMDULILLAH bahkan setiap sholat kita selalu membaca ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIIN yang tidak kurang dari 17 kalI sehari semalam. Berulang-ulang kita ucapkan kata ALHAMDULILLAH pada setiap kesempatan. Tetapi mengapa Allah mengatakan demikian? Marilah kita merenungkan apakah syukur yang kita ucapkan sudah sesuai dengan apa yang kita lakukan dan apa yang kita pikirkan? Barangkali selama ini kita bersyukur baru sekedar ucapan. Kita mengucapkan Alhamdulillah tetapi apa yang kita lakukan dan apa yang kita pikirkan tidak sesuai dengan apa yang diingnkan oleh Allah SWT. Kita mengucapkan syukur tetapi kita masih berkeluh kesah ketika apa yang kita minta belum dikabulkan bahkan berhenti berdoa. Kita mengucapkan syukur tetapi kita masih mendapat kesulitan kita menjadi gelisah dan resah. Kita mengucapkan syukur tetapi ketika diberikan kesenangan kita lupa kepada Allah. Kita mengucapkan syukur tetapi ketika diuji dengan kekayaan kita menjadi bakhil. Kita mengucapkan syukur tetapi ketika diuji dengan pangkat dan kedudukan kita menjadi sombong dan angkuh.
Apa makna syukur yang sebenarnya?

”Kita menyadari akan nikmat Allah yang diberikan dan kita gunakan untuk berkhidmat kepada Allah SWT”

”Kita mnggunakan segala nikmat yang diberikan oleh Allah untuk mentaati segala perintah Allah”
Itulah makna syukur yang sebenarnya. Ketika kita diberikan kesehatan kita gunakan kesehatan kita untuk beribadah, ketika kita diberikan harta yang berlimpah kita sisihkan sebagian harta kita untuk kepentingan agama dan orang-orang yang membutuhkan bukan sebaliknya, ketika kita diberikan pangkat dan kedudukan kita gunakan kedudukan kita untuk membela agama, ketika kita diberikan ilmu kita gunakan ilmu kita untuk kemaslahatan ummat dsb. Berapa banyak orang yang diberi nikmat oleh Allah tetapi tidak digunakan untuk mengabdi kepada Allah bahkan sebaliknya.
Kita telah diberikan segala macam fasilitas oleh Allah SWT sejak kita lahir sampai sekarang ini yang tak terhinnga banyaknya.

QS Ibrahim 5
”Aku telah memberikan apa saja kepada kamu dan jika kamu menghitungnya niscaya takm akan dapat kamu menghitungnya”

QS Annahl 78
”Allah telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan yang tidak mengetahui apa-apa kemudian aku jadikan pendengaran dan penglihatan serta akal pikiran supaya kamu bersyukur”.
Artinya supaya kita gunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Oleh karena itu marilah kita mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Allah dan marilah kita gunakan segala fasilitas yang diberikan oleh Allah untuk mengabdi kepada-Nya.

QS Ibrahim 7
”Jika kamu bersyukur aku akan tambahkan nikmatku kepadamu tetapi jika kamu kufur maka sesungguhnya azabku sangat pedih”
Marilah kita meneladani bagaimana cara Rasulullah bersyukur. Suatu hari beliau ditanya oleh salah seorang istrinya.
”Wahai Rasulullah mengapa engkau masih saja bangun setiap malam untuk beribadah padahal engkau sudah dijamin masuk surga?”
Beliau menjawab :
”Apakah tidak boleh aku menjadi hamba Allah yang bersyukur?”

Bagaimana dengan kita yang setiap hari bergelimang dengan dosa? Apakah kita sudah bersyukur? Apakah kita sudah menggunakan segala nikmat Allah itu untuk beribadah kepada-Nya?
Jawabannya ada pada diri kita masing-masing.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar